
DPRD BERAU mengingatkan pemerintah daerah agar menyusun formasi rekrutmen PPPK tahun ini secara tepat sasaran. Ketua DPRD Berau, Deddy Okto Nooryanto, menegaskan kebutuhan tenaga di sektor pendidikan dan kesehatan harus menjadi perhatian utama.
Menurutnya, kedua sektor tersebut berkaitan langsung dengan pelayanan dasar masyarakat yang tidak boleh mengalami kekurangan sumber daya manusia.
Deddy menyebut, kebutuhan tenaga guru dan tenaga kesehatan masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah. Karena itu, dalam penyusunan formasi PPPK, kedua sektor ini harus diprioritaskan agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.
“Yang diutamakan tetap pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.
Meski demikian, DPRD menilai formasi di sektor lain juga tidak boleh diabaikan. Banyak tenaga PPPK yang telah lama mengabdi dan berharap mendapatkan kepastian status serta kesejahteraan.
Karena itu, pemerintah daerah diminta tetap membuka ruang bagi formasi lain sesuai kebutuhan.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, DPRD mengingatkan agar tidak terjadi pemangkasan tenaga PPPK.
Isu potensi pengurangan tenaga dinilai perlu dikaji secara matang agar tidak menimbulkan dampak sosial. Deddy menekankan, pemerintah daerah harus memastikan kemampuan anggaran untuk membiayai gaji PPPK.
Ia menegaskan bahwa pembiayaan PPPK merupakan tanggung jawab pemerintah daerah, sehingga perlu perencanaan anggaran yang matang.
Menurutnya, keberadaan PPPK tidak hanya soal kebutuhan organisasi, tetapi juga menyangkut kehidupan banyak keluarga yang bergantung pada pekerjaan tersebut. [ADS/DPRD BERAU]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















